Category Archives: Soto

Nasi Goreng Pujasera46 – Kelezatan Kuliner

Nasi Goreng Pujasera46, di Jalan PHH Mustofa No 46, tepat di samping Securicor.Nasi goreng ini adalah salah satu yang pantas dicicipi sebab kelezatannya telah diakui banyak orang dan dikenal sejak dulu, Tak perlu menunggu lama jika hendak mencicipinya, sebab penjual biasanya memasak nasi goreng langsung dalam jumlah besar sehingga bisa dihidangkan dalam waktu cepat. Anda bisa datang mulai pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 16.00 WIB bila ingin mencicipinya, serta bisa memilih ingin duduk lesehan di saung bambu atau di kursi yang tersedia.

Menyantap nasi goreng ini, anda akan merasa seperti mendengarkan sepiring cerita tentang akulturasi Jawa Cina. Jenis masakan nasi goreng sendiri misalnya, sebenarnya berasal dari daratan Cina yang kemudian ‘bermigrasi’ ke Indonesia. Mulanya, nasi goreng muncul dari tradisi bangsa Cina yang tak ingin membuang nasi sisa, sehingga nasi tersebut diolah dengan bumbu-bumbu yang tersedia, seperti bawang merah, bawang putih dan kecap. Ketika bangsa Cina mulai berdatangan ke Indonesia, masakan itu pun mulai dikenal oleh warga negara Indonesia dan berangsur menjadi satu dengan masakan Indonesia sendiri.

Bukti akulturasinya adalah adanya berbagai variasi nasi goreng, mulai nasi goreng ayam, nasi goreng sea food, nasi goreng kambing, bahkan nasi goreng pete yang notabene bumbu khas Indonesia. Rasanya pun bermacam-macam, ada yang lebih menonjolkan citarasa bawang putih, ada pula yang menonjolkan citarasa bahan tambahannya, misalnya ayam.

Bicara tentang kecap sebagai salah satu bumbunya, itu pun menyimpan cerita tentang penyesuaian bangsa Cina ketika tinggal di Jawa. Kecap, sebenarnya bernama kie tjap, dibuat dari sari ikan yang difermentasikan. Ketika bangsa Cina tinggal di Jawa dan menemukan bahwa kedelai lebih murah dibandingkan ikan, bahan baku pembuatan kie tjap pun diubah menjadi dari kedelai. Akibatnya, kie tjap pun tidak lagi memiliki citarasa ikan, tetapi hanya berasa manis untuk kecap manis, begitu pula nasi goreng. Citarasa bawang putih yang sangat kuat pun juga menjadi ciri masakan-masakan yang berasal dari Cina.

Meski akibat akulturasi itu terdapat banyak sekali nasi goreng di hampir setiap sudut gang, Nasi Goreng Pujasera46 tetap memiliki kekhasan.Daging ayam ditambahkan pada saat nasi goreng telah ditaruh dalam piring. Selain itu, ditambahkan pula beberapa iris tomat, kol, daun seledri, telur dadar bulat dan acar sebagai pelengkap. Karena lezat, banyak pengunjung memesan nasi dalam porsi yang lebih besar, mulai dari 1,5 hingga 2 porsi langsung untuk satu orang.

Rasa nasi goreng ini bisa dikatakan pas, tak terlalu manis juga tidak terlalu asin. Aroma bawang putihnya tak begitu kuat namun tetap terasa. Nah, bagaimana, tertarik mencicipinya? Selain nasi goreng, tersedia juga berbagai menu lainnya seperti soto ayam maupun soto betawi, menu chicken ala Eropa & Italia , gado-gado, karedok, nasi rames dll komplit pokoknya dan tentunya jg dilengkapi dengan bermacam-macam minuman baik minuman botol, maupun aneka jus yang tak kalah nikmat.

Posting By Pujasera46 Copyright @2012

Iklan

Pilah Pilih Jajanan Sehat

Pujasera46__Siapa sih yang ga pernah jajan? Sehari jajan berapa kali? Apa saja jajanan favorit kalian? Es, bakso, mie ayam, atau masih banyak lagi yang lainnya? Para kaum remaja zaman sekarang menghabiskan lebih banyak waktu di luar rumah. Seabrek aktivitas di sekolah dan luar sekolah membuat kalian tidak sempat makan di rumah dan akhirnya membeli jajanan dengan harga terjangkau, sesuai dengan kocek kalian. Tapi, pernahkah kalian mencermati jajanan yang kalian beli? Terpikirkah oleh kalian bahwa jajanan murah meriah yang kalian beli tidak sehat dari segi nutrisi, atau bahkan tidak aman untuk dikonsumsi karena mengandung bahan-bahan berbahaya?

Dari hasil pengamatan Badan Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM), sekitar 40% jajanan yang dijual baik di dalam lingkungan sekolah maupun oleh pedagang kaki lima di luar sekolah  tidak memenuhi standar kesehatan. Terlepas dari nilai kecukupan gizi jajanan yang dijajakan, segi keamanan jajanan anak sekolah jauh lebih mengkhawatirkan. Banyak dari jajanan tersebut mengandung bahan-bahan berbahaya seperti boraks, formalin, zat-zat pewarna berbahaya. Belum lagi para pedagang nakal kerap menggunakan bahan-bahan makanan berkualitas sangat buruk, sebut saja bahan makanan kadaluarsa atau minyak goreng bekas. Dengan begitu, mereka dapat menjajakan makanan mereka dengan harga super miring dan jelas sangat diminati oleh anak sekolah. Mengonsumsi jajanan berbahaya seperti itu dapat berdampak buruk baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Pernah ga kalian abis jajan trus sakit perut, diare atau muntah-muntah? Nah, ini adalah contoh dampak jangka pendek yang disebabkan oleh jajanan tidak bermutu atau menggunakan bahan-bahan kadaluarsa. Tetapi, yang harus kalian lebih waspadai adalah efek jangka panjang dari mengonsumsi jajanan tidak sehat tersebut. Penggunaaan bahan-bahan yang berbabahaya dalam makanan tersebut dapat merusak organ tubuh kalian seperti ginjal dan hati. Di samping itu, akumulasi zat-zat berbahaya di dalam tubuh akan memicu penyakit kanker di kemudian hari.

Seram ya? Siapa sih yang mau kena penyakit  kanker gara-gara jajanan yang kalian makan? Sebagai remaja cerdas, kalian mesti selektif dalam memilih jajanan yang akan kalian konsumsi. Berikut ini adalah tips dalam mencermati jajanan yang aman.

1. Jangan pilih warna makanan yang mencolok
Hindari makanan yang warnanya terlalu terang/ mencolok dan tidak seperti makanan sewajarnya. Makanan seperti es, kerupuk atau gorengan yang berwarna terlalu mencolok kemungkinan telah ditambahi zat pewarna supaya kelihatan lebih menarik.

2.  Cium bau/ aromanya
Apakah makanan yang kalian beli tercium bau apek/ tengik? Bila iya, kemungkinan besar makanan tersebut sudah terkontaminasi atau kadaluarsa.

3. Cicipi sedikit terlebih dahulu
Bila kalian tidak merasakan bau/ aroma yang lain dari makanan, cobalah untuk mencicipi makanan terebih dahulu. Kunyah dan rasakan dengan baik, apakah rasanya kelewat tajam atau getir? Apakah lidah kalian merasakan sensasi seperti bergetar saat mengonsumsinya? Apakah tenggorokan kalian terasa gatal? Sebetulnya indera perasa kita cukup jeli untuk membedakan makanan yang wajar dan tidak wajar.

4. Cermati label makanan
Saat kalian membeli snack-snack dalam kemasan, cermati apakah makanan tersebut mencatumkan izin dari BPOM? Baca juga komposisi makanan yang tertera di kemasannya. Sebagian bahan pengawet seperti benzoat dapat memicu serangan asma bagi mereka yang menderita asma.

5. Amati teksturnya
Makanan yang mengandung zat seperti boraks cenderung memiiki tekstur yang sangat kenyal, misalnya pada mie dan bakso. Selain itu perhatikan juga apakah pada kudapan gorengan memiliki tekstur yang kelewat renyah, mungkin penjual makanan memasukkan bahan plastik ke dalam penggorengan.

Selain kalian bisa mencermati ciri-ciri di atas, sebetulnya masih ada kok yang bisa kalian lakukan untuk menghindari jajanan tidak sehat yang beredar di sekitar kalian. Hal yang bisa kalian lakukan, antara lain

1. Jangan cepat tergoda dengan jajanan murah
Jangan cepat lapar mata melihat jajajan murah meriah yang melimpah.  Di samping bahaya penggunaan zat-zat terlarang, tingkat kebersihan makanan yang dijual di pinggir jalan juga sangat buruk, rentan terkena polusi dan debu kendaraan yang melintas.

2. Siapkan bekal dari rumah
Makanan di luar tidak lebih enak/ sehat dari makanan yang disiapkan dari rumah. Mulailah membawa bekal makanan sehat yang praktis, misalnya: buah atau sandwich. Tidak ada salahnya bangun sedikit lebih awal di pagi hari untuk menyiapkan bekal kalian sendiri. Jadi kalian bisa lebih mengirit uang saku sekaligus tetap sehat.

3. Awali hari dengan sarapan
Selalu awali pagi kalian dengan sarapan yang baik. Mengisi perut dengan segelas susu atau semangkuk sereal dapat menjauhkan kalian dari godaan untuk jajan. Sarapan juga terbukti menyehatkan otak dan membuat kalian jauh dari yang namanya obesitas.

 

Posting By Pujasera46 Copyright @2012

Manfaat Teh

Pujasera46__Sejak dulu teh memang terkenal memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Dengan meminum teh dapat membuat tubuh lebih relaks dalam menjalani aktivitas. Teh dapat dikonsumsi dengan berbagai cara,diseduh dengan air panas atau ditambah dengan es, sama nikmatnya. Bahkan ada jenis daun teh yang dapat dimakan.

Teh merupakan hasil pengolahan pucuk (daun muda) dari tanaman teh ( Camellia sinensis) yang dipakai sebagai bahan minuman. Ada berbagai legenda asal mula teh, namun yang terpopuler adalah legenda Kaisar Shen Nung dari provinsi Yunan-Cina pada tahun 2737 SM. Ketika sedang memasak air minumannya, dengan tidak sengaja sehelai daun yang berasal dari ranting kering yang dipakainya sebagai kayu bakar, terbang dan tercelup ke dalam ketel air. Air seduhan daun tersebut kemudian menghasilkan sebuah minuman baru yang beraroma khas yang hingga kini dikenal sebagi teh.

Teh yang baik dihasilkan dari bagian pucuk (pecco) ditambah 2-3 helai daun muda, karena pada daun muda tersebut kaya akan senyawa polifenol, kafein serta asam amino. Senyawa-senyawa inilah yang akan mempengaruhi kualitas warna, aroma dan rasa dari teh.

Dasar utama pengolahan teh adalah pemanfaatan oksidasi senyawa polifenol yang ada di dalam daun teh. Proses oksidasi ini lazim disebut fermentasi. Berdasarkan sifat fermentasinya, dikenal empat macam jenis teh, yaitu:

    * Teh hitam (black tea)
Teh hitam mudah dikenali di pasaran karena warnanya hitam dan paling luas dikonsumsi. Dalam proses pengolahan diberi kesempatan penuh terjadi fermentasi (mengalami perubahan kimiawi sempurna sehingga hampir semua kandungan tanin terfermentasi menjadi theaflavin dan thearubigin) yang akan merubah warna daun teh dari hijau menjadi kecoklatan dan dengan proses pengeringan berubah menjadi hitam.
    * Teh oolong
Umumnya diproduksi dari tanaman teh yang tumbuh di daerah semi tropis. Prosesnya sama seperti teh hitam, namun proses fermentasinya hanya sebagian (lebih singkat sekitar 30-70% dan perubahan berlangsung setengah sempurna sehingga masih mengandung sebagian tanin dan beberapa senyawa turunannya) sehingga warna dan aromanya di antara teh hitam dan teh hijau.
    * Teh hijau (green tea)
Daun teh tidak diberi kesempatan fermentasi (hampir tidak mengalami proses perubahan kimia). Biasanya pucuk teh diproses langsung dengan panas/steam untuk menghentikan aktivitas enzim sehingga sama seperti raw leaf (daun teh awalnya), karena itu selain warnanya masih hijau juga masih mengandung tanin yang relatif tinggi.
    * Teh putih (white tea)
Merupakan jenis teh terbaik karena untuk mendapatkannya, hanya diambil dari satu pucuk tiap satu pohon, yakni pucuk tertinggi dan utama. Kandungan antioksidan paling tinggi. Dalam prosesnya, daun teh dibiarkan layu secara alami sehingga warnanya menjadi putih.

Mutu teh merupakan kumpulan sifat yang dimiliki oleh teh, baik sifat fisik maupun kimianya. Kedua sifat ini telah dimiliki sejak masih berupa pucuk teh maupun diperoleh sebagai akibat teknik penanganan dan pengolahan yang dilakukan.

Kandungan senyawa kimia dalam daun teh terdiri dari tiga kelompok besar yang masing-masing mempunyai manfaat bagi kesehatan, yakni:

1. Polifenol

Polifenol merupakan antioksidan jenis bioflavonoid yang 100 kali lebih efektif dari vitamin C dan 25 kali dari vitamin E. Manfaatnya:

* Menurunkan kadar kolesterol
* Menurunkan tekanan dan kadar gula darah
* Membantu kerja ginjal dan mencegah terjadinya batu empedu
* Memperlancar pencernaan
* Melarutkan lemak dan mencegah kolesterol jahat

2. Kafein

Unsur kafein dalam teh jumlahnya lebih sedikit dibandingkan kopi. Manfaatnya:

* Bersifat sebagai mild stimulant pada sistem saraf pusat sehingga memperlancar sirkulasi darah ke otak
* Dengan minum teh secara teratur akan menaikkan tingkat ingatan, cognitive performance, feeling of pleasant dan mood.

3. Essential oil

Teh juga mengandung protein yang dirasakan besar peranannya dalam pembentukan aroma. Manfaatnya:

* Melarutkan lemak
* Memperlancar pencernaan dan peredaran darah

Ada berbagai manfaat teh terhadap kesehatan, diantaranya:

* Menurunkan resiko penyakit kanker
Berbagai studi menunjukkkan konsumsi teh berperan dalam menurunkan resiko penyakit kanker. Senyawa polifenol dalam teh mampu memberikan perlindungan terhadap zat karsinogenik. ECCG (epigallocatechin gallate) yang terdapat dalam teh hijau merupakan senyawa aktif yang berperan dalam mencegah terjadinya kanker.

Studi epidemiologis di Jepang menunjukkan penduduk yang mendiami daerah produsen utama teh hijau sangat sedikit tingkat kematiannya akibat kanker. Studi di Iowa, Amerika Serikat terhadap 35 ribu wanita pasca-menopause, melaporkan bahwa teh memiliki khasiat melawan kanker. Hasil studi tersebut menyimpulkan bahwa mereka yang mengkonsumsi minimal dua cangkir teh setiap harinya akan mengurangi resiko terhadap penyakit kanker kandung kemih (40%) dan kanker saluran pencernaan (68%) bila dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi teh.

Teh dapat mencegah dan menyembuhkan gangguan pada ginjal karena mampu menetralisir radikal hidroksil yang menyebabkan gangguan metabolisme protein pada ginjal.
* Menurunkan resiko terjadinya penyakit kardiovaskular
Penyakit kardiovaskular antara lain terkait dengan kadar lipid (lemak) darah dan tekanan darah. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa teh memiliki khasiat menurunkan resiko penyakit kardiovaskular dengan menurunkan kadar tekanan

Sumber BMCA Posting By Pujasera46 Copyright @2012