Tag Archives: badan pengawasan obat dan makanan

Pilah Pilih Jajanan Sehat

Pujasera46__Siapa sih yang ga pernah jajan? Sehari jajan berapa kali? Apa saja jajanan favorit kalian? Es, bakso, mie ayam, atau masih banyak lagi yang lainnya? Para kaum remaja zaman sekarang menghabiskan lebih banyak waktu di luar rumah. Seabrek aktivitas di sekolah dan luar sekolah membuat kalian tidak sempat makan di rumah dan akhirnya membeli jajanan dengan harga terjangkau, sesuai dengan kocek kalian. Tapi, pernahkah kalian mencermati jajanan yang kalian beli? Terpikirkah oleh kalian bahwa jajanan murah meriah yang kalian beli tidak sehat dari segi nutrisi, atau bahkan tidak aman untuk dikonsumsi karena mengandung bahan-bahan berbahaya?

Dari hasil pengamatan Badan Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM), sekitar 40% jajanan yang dijual baik di dalam lingkungan sekolah maupun oleh pedagang kaki lima di luar sekolah  tidak memenuhi standar kesehatan. Terlepas dari nilai kecukupan gizi jajanan yang dijajakan, segi keamanan jajanan anak sekolah jauh lebih mengkhawatirkan. Banyak dari jajanan tersebut mengandung bahan-bahan berbahaya seperti boraks, formalin, zat-zat pewarna berbahaya. Belum lagi para pedagang nakal kerap menggunakan bahan-bahan makanan berkualitas sangat buruk, sebut saja bahan makanan kadaluarsa atau minyak goreng bekas. Dengan begitu, mereka dapat menjajakan makanan mereka dengan harga super miring dan jelas sangat diminati oleh anak sekolah. Mengonsumsi jajanan berbahaya seperti itu dapat berdampak buruk baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Pernah ga kalian abis jajan trus sakit perut, diare atau muntah-muntah? Nah, ini adalah contoh dampak jangka pendek yang disebabkan oleh jajanan tidak bermutu atau menggunakan bahan-bahan kadaluarsa. Tetapi, yang harus kalian lebih waspadai adalah efek jangka panjang dari mengonsumsi jajanan tidak sehat tersebut. Penggunaaan bahan-bahan yang berbabahaya dalam makanan tersebut dapat merusak organ tubuh kalian seperti ginjal dan hati. Di samping itu, akumulasi zat-zat berbahaya di dalam tubuh akan memicu penyakit kanker di kemudian hari.

Seram ya? Siapa sih yang mau kena penyakit  kanker gara-gara jajanan yang kalian makan? Sebagai remaja cerdas, kalian mesti selektif dalam memilih jajanan yang akan kalian konsumsi. Berikut ini adalah tips dalam mencermati jajanan yang aman.

1. Jangan pilih warna makanan yang mencolok
Hindari makanan yang warnanya terlalu terang/ mencolok dan tidak seperti makanan sewajarnya. Makanan seperti es, kerupuk atau gorengan yang berwarna terlalu mencolok kemungkinan telah ditambahi zat pewarna supaya kelihatan lebih menarik.

2.  Cium bau/ aromanya
Apakah makanan yang kalian beli tercium bau apek/ tengik? Bila iya, kemungkinan besar makanan tersebut sudah terkontaminasi atau kadaluarsa.

3. Cicipi sedikit terlebih dahulu
Bila kalian tidak merasakan bau/ aroma yang lain dari makanan, cobalah untuk mencicipi makanan terebih dahulu. Kunyah dan rasakan dengan baik, apakah rasanya kelewat tajam atau getir? Apakah lidah kalian merasakan sensasi seperti bergetar saat mengonsumsinya? Apakah tenggorokan kalian terasa gatal? Sebetulnya indera perasa kita cukup jeli untuk membedakan makanan yang wajar dan tidak wajar.

4. Cermati label makanan
Saat kalian membeli snack-snack dalam kemasan, cermati apakah makanan tersebut mencatumkan izin dari BPOM? Baca juga komposisi makanan yang tertera di kemasannya. Sebagian bahan pengawet seperti benzoat dapat memicu serangan asma bagi mereka yang menderita asma.

5. Amati teksturnya
Makanan yang mengandung zat seperti boraks cenderung memiiki tekstur yang sangat kenyal, misalnya pada mie dan bakso. Selain itu perhatikan juga apakah pada kudapan gorengan memiliki tekstur yang kelewat renyah, mungkin penjual makanan memasukkan bahan plastik ke dalam penggorengan.

Selain kalian bisa mencermati ciri-ciri di atas, sebetulnya masih ada kok yang bisa kalian lakukan untuk menghindari jajanan tidak sehat yang beredar di sekitar kalian. Hal yang bisa kalian lakukan, antara lain

1. Jangan cepat tergoda dengan jajanan murah
Jangan cepat lapar mata melihat jajajan murah meriah yang melimpah.  Di samping bahaya penggunaan zat-zat terlarang, tingkat kebersihan makanan yang dijual di pinggir jalan juga sangat buruk, rentan terkena polusi dan debu kendaraan yang melintas.

2. Siapkan bekal dari rumah
Makanan di luar tidak lebih enak/ sehat dari makanan yang disiapkan dari rumah. Mulailah membawa bekal makanan sehat yang praktis, misalnya: buah atau sandwich. Tidak ada salahnya bangun sedikit lebih awal di pagi hari untuk menyiapkan bekal kalian sendiri. Jadi kalian bisa lebih mengirit uang saku sekaligus tetap sehat.

3. Awali hari dengan sarapan
Selalu awali pagi kalian dengan sarapan yang baik. Mengisi perut dengan segelas susu atau semangkuk sereal dapat menjauhkan kalian dari godaan untuk jajan. Sarapan juga terbukti menyehatkan otak dan membuat kalian jauh dari yang namanya obesitas.

 

Posting By Pujasera46 Copyright @2012