Tag Archives: daging ayam

Memilih Dan Manfaat Daging Ayam

Pujasera46__Daging ayam dikategorikan ke dalam white meat dan red meat. Ayam memiliki kandungan gizi yang cukup baik, terutama dari kandungan protein, niasin, vitamin B6 dan B12, Zn, dan potasium. Hidangan yang terbuat dari daging ayam dapat disajikan panas, dingin, atau tanpa tulang. Hidangan ayam yang dapat disajikan selagi dingin, misalnya salad atau isian dari sandwich.

Saat ini sering kali ditemukan ayam dengan kualitas yang kurang baik di pasaran, seperti misalnya beredarnya ayam tiren ataupun ayam gelonggongan. Sehingga seorang pembeli dituntut untuk cermat dalam memilih ayam berkualitas baik.
Berikut ciri-ciri ayam yang berkualitas segar dari Chef Hendro Soejadi:

  • Bila dilihat, pada bagian dada tampak montok berisi.
  • Pada bagian paha tidak keras dan tampak penuh berisi.
  • Jika ditekan, akan kembali ke bentuk semula setelah dilepaskan.
  • Memiliki kulit yang halus, tidak berbintil, dan tidak berbulu.
  • Memiliki karkas utuh, tidak ada bercak darah atau bagian yang memar.

Setelah dibeli, ayam harus disimpan di tempat yang benar karena ayam mudah tercemar Salmonella. Ayam yang dikemas dalam dalam wadah tertutup dan disimpan di dalam chiller dengan suhu 0o-2oC dapat bertahan selama 2-3 hari. Jika ingin ayam tersebut dapat bertahan lebih lama, simpan di dalam freezer, ayam dapat bertahan selama 6 bulan

Selain dagingnya yang enak, ayam yang juga memberikan manfaat positif bagi kesehatan orang-orang yang memakannya. Ayam mengandung protein tinggi. Protein ayammengandung suatu asam yang merupakan nutrisi alami dan hanya terdapat pada hewan khususnya ayam.

Berikut lima manfaat yang didapatkan jika kita memakan atau mengkonsumsi daging ayam.

  1. Daging ayam dipercaya dapat menghilangkan gejala diare, nafsu makan yang menurun, anemia, serta ketidakseimbangan hubungan antara kerja limpa dan pankreas. Hal ini telah dilakukan dalam pengobatan tradisional di China.
  2. Daging ayam mengandung banyak asam amino esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, bermanfaat untuk pertumbuhan dan penggantian sel tubuh yang rusak.
  3. Daging ayam mengandung sejumlah asam amino Tyrosine, yang bermanfaat untuk otak sehingga menjadi lebih mudah untuk berkonsentrasi. Nah, ini mungkin kabar baik bagi mereka yang mengalami masalah daya ingat dan konsentrasi.
  4. Daging ayam mengandung Haeme iron (zat besi haeme) yang bermanfaat untuk mempertahankan simpanan zat besi pada tubuh, sehingga terhindar dari penyakit anemia.

Daging ayam tidak menimbulkan alergi dan baik untuk dikonsumsi semua umur. Namun demikian dalam beberapa kasus, bisa saja bahwa seseorang tidak menyukai daging ayam. Jika dipaksakan memakan daging ayam tersebut, maka  dapat menimbulkan efek yang mengganggu pencernaannya, misalnya saja-muntah-muntah.

Posting By Pujasera46 Copyright @2012

Sejarah & Nilai Gizi Gudeg

Sekilas Sejarah Gudeg

Pujasera46__sejarah hadirnya gudeg sebagai salah satu kekayaan makanan tardisioanal Nusantara. gudeg bagi sebagian orang asli Yogyakarta, yang lahir sebelum era kemerdekaan, dan terus eksis hingga sekarang. gudeg sebagai makanan dari gori (nangka muda) yang rasanya manis tapi gurih, karena tambahan bumbu arehnya (santan kental) dan ampas minyak kelapa (klendo) yang lezat. Ditambah lauk pauk lainnya seperti tahu, sambal krecek dan daging ayam. gudeg basah. Yogya mengenal gudeg kering yang relatif lebih awet dan tahan lama.

Gudeg merupakan makanan tradisional di Yogya Dan gudeg, bukan berasal dari dalam lingkungan Kraton Yogyakarta. Namun merupakan makanan tradisional masyarakat. Gori atau nangka muda, adalah bahan baku utama gudeg yang lebih umum dikenal. Sebab di masa lalu, bahan baku ini sangat mudah diperoleh di kebun-kebun milik masyarakat Yogyakarta. Walaupun ada pula bahan lainnya seperti manggar (pondoh kelapa), karena dulu batang pohon kelapa kerap dijadikan bahan bangunan dan jumlahnya banyak, tidak seperti sekarang.
Selain itu ada pula gudeg dari rebung (anakan pohon bambu), tapi yang ini sekarang amat langka dibuat gudeg, di jaman dulu orang Yogya hanya mengenal satu jenis gudeg, yakni gudeg basah. Gudeg kering dikenal setelahnya, sekitar 57-an tahun dari saat sekarang ini.

Hal ini setelah orang-orang dari luar Yogya mulai membawanya sebagai oleh-oleh. Keuntungan, gudeg kering biasa ditaruh di besek atau kendil, serta awet dibawa ke luar kota gudeg pun tumbuh sebagai home industry makanan tradisional di Yogya dan Kota-kota besar di seluruh indonesia

Kandungan Gizi Pada Gudeg

Gudeg adalah makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah dan Penggemar makanan ini relatif banyak. Proses pengalengan telah dilakukan terhadap makanan gudeg, dan produk dapat memiliki masa simpan hingga 1 tahun.

Kandungan gizi gudeg ini :
– Lemak : 5.12%
– Protein : 5.33%
– Karbohidrat : 12.47%
– Kadar air : 73.28%

By Pujasera46 Copyright @2012